Kehidupanmu Kehidupanmu, Kehidupanku Kehidupanku

sebuah kalimat yang ingin saya sampaikan adalah ‘bagimu kehidupanmu bagiku kehidupanku’.

Surabaya sedang agak petang, bukan karna malam, karna ingin hujan. (Mukodimah gak penting). Hahahahhaa

Hidup perlu pendewasaan diri. Terutama ketika telah menjalin rumah tangga. Tak semua hal bisa kita cemburui. Tapi bisa saja itu terjadi. Menurut saya, masalalu adalah jalan yang sudah dilewati, dan masa depan adalah jalan yang belum pernah dilewati. Pun kita tau bahwa jalan yang sudah kita lewati mempunyai kondisi lubang, banjir, rusak, misalnya. Dan perjalanan yang akan datang (masa depan) adalah rahasia yang kita tak tau medannya bagaimana, yang perlu kita siasati adalah menyiapkan diri. Sebagian orang lebih menyukai melewati jalan yang pernah dilewati, dengan alasan, gak tau jalan lain, dan akhirnya terjebak kesalahan untuk kedua kalinya. Padahal banyak jalan menuju tempat tujuan. Entahlah, saya tak paham kenapa ketika sudah berumah tangga tapi masih ada alasan mencemburui masalalu. Menurut saya itu adalah kekanak-kanakan, tak memandang dia tua atau dewasa. Yang jelas, menurut saya hal tersebut tak perlu kita cemburui. Toh pada akhirnya, hidup adalah pilihan yang kita inginkan.

Tabik.

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s