Cerita Kompetis

“Berawal dari sebuah tawaran, dan akhirnya meng-iya-kan”, itu tadi adalah ungkapan saya untuk menerima pekerjaan crew standup comedy kompastv.

Crew di jarkom datang jam setengah 8 pagi, tujuannya untuk prepare kebutuhan audisi dan menentukan jobdes. Saya tak yakin bisa bangun pagi, kala itu sebelumnya teman-teman komunitas stand up indo surabaya mengadakan pre-audisi atau simulasi, hingga larut malam menjelang pagi.
Tapi, tanggung jawab tetaplah tanggung jawab. Dan saya pun datang jam 7 pagi di tempat audisi standup comedy kompastv, unair kampus B gedung C FISIP.

Saya melihat wajah-wajah bahagia di pagi itu, karna saya yakin setiap peserta audisi sudah menyiapkan materi/bit andalan untuk berjuang. Bahkan ada peserta yang hadir jauh-jauh dari luar pulau jawa, luar kota surabaya, luarbiasa.

Dimulai dari pembagian tugas. Saya bertugas sebagai kordinator peserta menuju ruang audisi. Sungguh pengalaman yang sangat menarik untuk saya. Menariknya adalah, saya dapat mengetahui sebuah proses audisi, mulai dari penjurian dan produksi sebuah acara. Keren!

Peserta demi peserta saya panggil untuk masuk ke dalam ruang audisi. sebagian dari mereka saya tanya, “gimana, udah siap ketemu juri radit dan om indro? Banyak versi menjawab, “siap gak siap harus siap, deg-degan, bingung, jantung mau copot, merinding, santai, udah biasa, gerogi, mudah-mudahan set materi/bit gak lupa, dll”.
Bagi saya, apa pun jawaban dari mereka. Mereka adalah orang-orang hebat yang punya mimpi besar, berani membuat opini dan mengungkapkan pada orang yang tidak mereka kenal, juri. Luarbiasa!

Peserta audisi sangat beraneka ragam, dari anak SMA, mahasiswa, pekerja, wiraswasta, seniman, ada juga yang menurut pandangan sebagian orang fisiknya kurang normal dll.
Mereka semua adalah calon-calon juara yang akan mendapatkan golden tiket. Peserta yang mendapat golden tiket berkemungkinan menjadi peserta standup comedy indonesia ses 4 kompastv. Cihuy!

Audisi pun dimulai……..

Ada yang lolos mendapat golden tiket, ada yang tidak lolos mendapat kekecewaan. Beberapa peserta yang saya tau dan seharusnya lolos malah tidak lolos. Entah mengapa, saya juga tidak paham. Saya paham keputusan juri adalah mutlak, namun jika mereka tau karya apa saja yang sudah di lakukan beberapa peserta. Saya yakin Juri pun akan memberi apresiasi, sayangnya mereka tidak tau.
Kompetesi tetaplah kompetisi, yang siap materi, mental dan tenang pasti lolos. Terbukti dari mereka yang mendapat golden tiket. Di kompetisi, pemenang tidak dapat di tebak. Bahkan dari beberapa peserta yang saya yakin tidak mendapat golden tiket, nyatanya mendapatkan.
Menurut saya, kompetisi bukanlah seperti judi, untung-untungan. Tapi butuh kerja keras, dan tentunya sikap optimis. Selamat kawan!

Bagi yang belum lolos, saya yakin Tuhan punya rencana lain, yang dapat membuat sebuah karya menjadi layak dan lebih pantas di hargai. Pasti. Amin!

Entah saya lupa total golden tiket untuk audisi kota surabaya berapa, yang terpenting tetap berkarya serta beropini dengan bertanggung jawab. Mari membuat tertawa dengan karya sendiri bukan karya jiplakan. Karna standup comedy berawal dari keresahan. Ke aslian sang standup comedian. Buat apa lucu kalau jiplak. (Konten standup comedy)

Kata-kata terakhir dari saya adalah saya senang bertemu banyak orang di audisi standup comedy kompastv ses 4 dan menjadi sebuah pengalaman tersendiri bagi saya.

Maju terus stand up comedian indonesia dan VivaLaKomtung!

Akbar halim, surabaya.

Salam,
Takzim.

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Iklan

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s