Kekasih

Kekasih,
Waktu adalah cerita kita tentang senyum, tawa dan canda.
Membuka tabir dan menutup pada akhir.

Kekasih,
Pada sebuah puncak cerita, waktu menguasai irama sebuah cinta.
Aku hanyut pada sebuah bisik kesetiaan.

Kekasih,
Dalam senyap, sunyi, curam adalah semesta yang menjadi saksi.
Hari yang bercerita tentang pertemuan.
Tak terduka aku mencintaimu.

Kekasih,
Sunyi yang terkadang menari adalah cara kita berbagi.
Hingga akhir, tak mampu melukai duka.

Kekasih,
Di bawah pohon rindu.
Di sepanjang waktu.
Kita adalah sepasang pengelana yang bertaruh waktu.

Kekasih,
Sebab Tuhan sendiri tak pernah kesepian sekalipun Ia bujangan.
Berbeda dengan kita, yang mengenal rindu. Mungkin.

Kekasih,
Tubuhmu padat oleh ruh, bawa aku masuk menuju sukmamu.
Sesekali ingin aku padamkan api egois antara kita.

Kekasih,
Aku pernah menatap matamu.

Di matamu,
Rindu penuh dengan pelukan.

12 November 2013
Menjelang Pagi, Akbar Halim.

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s