puisi 6

Tak ingin fokus kepada rindu.

Sedangkan ia selalu datang di setiap kelengahan.

Dan lagi – lagi fokus kembali pada nya.

Entahlah.

Tuhan, maafkan.

Karna diri ku terlalu rindu dengan seseorang yang telah halal dengan seseorang.

Maaf kan, Tuhan.

Semua seakan seperti mimpi.

Seketika dan sia-sia.

Jika ada rindu tertanam di hati mu.

Ijin kan aku singgah.

Walau hanya sebentar.

Semua telah ku jalani dengan ikhlas tanpa mu.

Tapi luka, akan menghilang di setiap berjalannya waktu.

Aku ingin bertemu dengan mu.

Aku, seseorang yang terluka karna cinta.

Dan

Aku, seseorang yang berterimaksih pada tuhan karna sempat memiliki mu.

Sekian ~

-@penaberjalan-

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s