puisi 5

Ingin melupakan setiap masa indah di saat awal sebuah kisah cinta tercipta.

Namun, semua tak semudah bibir berkata.

Perpisahan banyak meluangkan duka di hati.

Sebuah tetesan air mata turun dengan deras nya.

Entahlah.

Pernah merasa sangat menyesal.

Ketika wanita yang di cintai pergi dan menikah dengan pria lain.

Tuhan, ambil lah kesedihan ku.

padahal.

Aku sudah bilang.

Suatu saat kita akan menjalani hidup bersama, tanpa tulisan semu.

Cuman aku dan kamu.

Dan keluarga kecil kita.

Dulu.

Kamu sama aku dekat, tak butuh tulisan semu.

Aku, kamu, kita.. Nyata.

Sekian ~

-@penaberjalan-

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s