puisi 4

Hari yang kita lalui, bagaikan menyulam di atas suatu baju yang hendak kita gunakan.

Rindu itu tidak dinanti, tapi dia datang menghampiri.

Cinta itu tidak diminta, tapi ia menyapa.

Yakinlah.

Bahwa cinta yang di ukir bersama adalah cinta terindah yang tak dapat dipisahkan.

Kelak semua akan menjadi nyata hingga semua tau bahwa kamu adalah cinta sejati ku dan aku adalah cinta sejati mu.

Suatu hari.

Cinta sejati selalu melukiskan keindahan dalam kehidupan.

Walau cinta ini diuji dengan berbagai macam cobaan.

Yakin lah, cinta ini adalah cinta sejati, yang ku pastikan untuk mu.

Walau kisah kita begitu panjang.

Aku yakin dirimu memang tercipta untuk ku, mungkin.

Selalu ku simpan hati ini untuk mu.

Aku jaga rasa ini hanya untuk dirimu.

Aku tahu sang waktu terus berjalan.

Segalanya terlewati dan saat yang terindah masih kita nanti dengan penuh kesabaran.

Bagi ku, mencintai seseorang perlu kedewasaan.

Bukan karna tak mampu dewasa.

Terkadang belum siap untuk sama-sama dewasa.

Perlu keyakian.

Dewasa dalam menyikapi cinta juga perlu.

Agar semua selaras dalam perjalanan mencintai.

Tak bisa memaksakan mu, karna kedewasaan menentukan sebuah sikap dan perjalan hidup seseorang dalam menghadapi sebuah cobaan berbeda-beda.

Aku rindu masa dimana kita saling mengungkap rasa dan berbagi pelukan.

Iya, aku rindu.

Sekian ~

-@penaberjalan-

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s