puisi 3

Terkadang.

ingin membuang perasaan cinta pada mu.

Tapi diri ku terlalu lemah untuk melakukan hal itu.

Di keheningan malam yang sunyi.

Aku mengingat mu.

Seolah aku tak percaya, jika aku telah benar-benar telah kehilangan mu.

Kenangan itu berasa seperti kopi.

Ada rasa manis dan pahit.

Ampas nya? Seolah menempel di otak.

Mungkin.

Rasanya, rindu pada mu tinggal menjadi sebuah wacana di setiap baris kisah.

Iya, hanya tinggal kisah.

Rasanya, rindu pada mu tinggal menjadi sebuah wacana di setiap baris kisah.

Iya, hanya tinggal kisah.

Kebahagian di dapat tidak secara instan.

Butuh perjuangan.

Pengorbanan.

Kerjakeras.

Sama hal nya dengan membahagiakan seseorang.

Tak mudah membuat sebuah kisah, lalu menghapus nya.

Begitupun diri mu di ingatan ku.

Tak mudah ku hapus.

Malam ini aku merindukan mu.

Ah, andai perpisahan bukan jalan yang kita lalui.

Pasti malam ini akan terasa indah.

Mungkin.

Cinta terkadang membuat luka kecil.

Sedangkan luka besarnya adalah kenangan.

Sekian ~

-@penaberjalan-

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s