Wisuda Bukan Akhir Dari Kebahagiaan… ^_^

 

 

Lega sekaligus bersiap diri ketika hari ini bendera pertarungan kuliah di semester akhir telah tertancap megah dalam pikiran saya. Lega karena jika semuanya lancar, maka hari ini adalah ujian terakhir saya selama mengikuti perkuliahan ke jenjang berikutnya. Meskipun ini belum berakhir, setidaknya beban-beban mengikuti kuliah semester depan telah tiada, dan tiba saatnya untuk mengambil TA (Tugas Akhir). Banyak pengalaman manis yang saya dapatkan selama perkuliahan di kampus. Banyak mengenal orang-orang hebat, berdiskusi dengan teman-teman sekampus, dan pencarian jati diri. Tidak bisa dipungkiri, semua itu sangat berpengaruh untuk diri saya. Ketika saya sedang bangga meraih angan, merencanakan harapan, hingga terpuruk dalam kegelisahan.

Kehidupan kampus terkadang menyenangkan, tetapi ada kalanya membosankan. Setiap hari berpacu melawan waktu dan kemampuan diri untuk memecahkan tugas-tugas, praktikum, belajar menjelang ujian, dan hal-hal lain. Terlebih ketika di masa-masa akhir semester, banyak teman-teman yang mengeluh karena ujian semakin dekat, di lain sisi banyak tugas-tugas akhir yang datang di saat bersamaan. Tak jarang yang harus rela menjejakkan kaki-kaki mereka seharian di kampus untuk berbagi dan bekerja bersama menyelesaikan semua itu.

Tak sedikit di antara mereka yang selalu semangat dan berjuang menyelesaikan tugas-tugas itu. Tetapi tak jarang pula ada yang kurang aktif dalam menanggapi semua itu. Entah karena mereka mudah menyerah, sudah tidak bernafsu menyelesaikan kuliahnya,  atau karena hal-hal yang lain. Saya kira tak hanya di kampus, tetapi selama masa sekolah saya dulu, hal-hal yang demikian juga telah populer. Memang tidak ada salahnya memilih jalan tersebut, tetapi jika merepotkan orang lain rasanya ada yang kurang pas dan puas, terlebih jika pekerjaan tersebut adalah pekerjaan kelompok. Kemampuan setiap orang memang berbeda-beda, tetapi sesungguhnya dengan kemampuan yang berbeda-beda itu harusnya bisa saling mengisi antara satu dengan yang lain, terserah bagaimana caranya. Pada intinya, itulah yang sebenarnya filosofi saling berbagi yang mutualisme (saling menguntungkan)…

Tugas akhir pun di mulai dan saya mulai menentukan judul TA.
Awalnya saya bingung harus mengerjakan TA darimana, tetapi setidaknya saya sudah mempunyai kisi-kisi atau gambaran tema yang akan saya jadikan topik Tugas Akhir. Tentu pada saatnya nanti, saya harus aktif mencari dosen pembimbing yang tepat. Tentu sudah saatnya saya mencari banyak referensi-referensi berharga yang siapa tahu bisa banyak membantu.

Di lain sisi, saya mulai berkaca diri, apa sih yang selama ini sudah saya dapatkan dari semua ini (kuliah)? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini, terlebih dengan kemampuan saya menguasai seluruh materi dan prakteknya belum berimbang. Padahal sebentar lagi dihadapkan pada posisi dimana saya harus bekerja atau melanjutkan kuliah. Akhir-akhir ini saya menjadi tersadar akan hal tersebut, saya mulai mencarinya di tengah-tengah tumpukan jerami. Tak lama kemudian saya temukan senjata yang bagi saya begitu bermakna, yaitu membekali diri dengan hal-hal positif, apa pun itu. Semua didasari keyakinan hati bahwa saya harus bisa lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya. Semua butuh proses, usaha, dan doa yang setiap saat harus diarahkan dan diteriakkan.

Beruntung saya bisa masuk di salah satu jurusan di universitas ternama negeri ini. Saya adalah orang yang aktif dalam organisasi, karena sejatinya saya menyukai berorganisasi. Mungkin banyak orang yang menganggap organisasi itu tidak penting, tetapi bagi saya ada bedanya antara organisatoris dengan non-organisatoris. Bagi saya, predikat dan kemampuan diri seseorang bisa diasah melalui jalan pikiran berorganisasi masing-masing dan lingkungan yang baginya paling nyaman.

Ada saatnya kita menjadi minoritas, juga ada saatnya kita menjadi mayoritas. Bagaimana jika berada di antara dua kelompok tersebut dan memposisikan diri kita dengan nyaman? Jika saya ada di posisi minoritas, maka saya akan lebih banyak diam, mencoba tenang, dan tidak gegabah menerima pendapat-pendapat kelompok mayoritas. Jika saya ada di posisi mayoritas, maka saya akan mengajak dan menjaga diri agar kelompok minoritas tidak merasa tersinggung. Setiap orang boleh berpendapat, tetapi tidak semua pendapat mereka harus kita iyakan dan yakini. Kita tidak perlu melakukan apa yang banyak orang lakukan, tetapi akan sangat terhormat bila kita melakukan dengan cara kita sendiri dan sesuai keyakinan. Dengan begitu, saya berkeyakinan bahwa saya harus banyak menghormati hak berpendapat orang lain, serta menghargai perbedaan-perbedaan yang ada.

Terkadang ada hal-hal dan keadaan yang membuat kita tidak nyaman, emosi tersulut, dan mudah mengeluh. Tetapi saya selalu bisa menghadapi semua itu dengan sekepal inspirasi yang saya usahakan. Banyak inspirasi yang datang silih berganti, terkadang memproyeksikan masa depan, terkadang melihat kesuksesan dan kehebatan orang lain, atau hanya melakukan hal-hal yang bisa membuat saya terhibur. Saya suka mendengar banyak musik dengan kehebatan nuansa dan lirik lagunya, lalu kemudian mencoba memainkan nada-nada itu dengan cerna di otak. Jika sedang terbakar oleh hasrat membaca, maka saya banyak belajar dari buku-buku apa pun itu, yang saya inginkan. Di situ lah banyak ditemukan intisari permasalahan dan solusinya, sehingga terkadang belajar dari sana. Ibaratnya yang menurut kita baik diikuti, dan sisanya cukup diketahui saja. Tidak hanya dari buku, sekarang sudah banyak media yang menghias bumi, dari surat kabar, televisi, mobile gadget, hingga internet. Saya kombinasikan semua itu untuk menyaring mana yang kolot dan mana yang berkembang maju.

mencoba sedikit berpuisi : 

Rintik hujan menetes turun dari langit, seperti mengiringi tangan-tangan ini menulis kisah ini. Mata melihat jauh ke depan, diterangi sorot cahaya tajam. Jiwa seakan mulai tumbuh, siap mencakar musuh yang menghalangi langkah…..

Menjelang detik detik wisuda di depan mata tanggal 20 september adalah salah satu momen penting yang saya nantikan selama kuliah di kota surabaya. Bukan cerita yang mudah karena semua ini membutuhkan proses yang cukup panjang. tidak terasa Wisuda hampir di depan mata, berbagai persiapan untuk menuju Wisuda sudah dipersiapkan dari sekarang. kami melaksanakan pembagian toga untuk para mahasiswa/i Wisuda ke-XIV mendatang. Pelaksanaan pembagian toga ini tanggal 19 september dimulai dari pukul 09.00 – 14.00 WIB, bertempat di kampus unesa ketintang dan di ikui kurang lebih 200 orang mahasiswa, Para mahasiswa/i melakukan pengambilan Toga dengan tertib. Selain itu pengambilan Toga tidak bisa diwakili oleh orang lain, karena para mahasiswa/i harus menandatangani berkas-berkas yang sangat penting, contohnya seperti  transkip nilai, ijazah dan lain-lain. Terlihat canda-tawa antar mahasiswa saat menunggu gilirannya, dan menunggu nama dipanggil untuk mengambil Toga. Momen ini tidak disia-siakan oleh  mahasiswa untuk bercengkrama kembali dengan sahabat mereka ataupun berfoto bersama dan pukul 15.00 – 17.00 WIB di selenggarakan langsung gladiresik wisuda yang bertempat di gedung juang 45 surabaya….

Akhirnya! WISUDA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Wisuda dilaksanakan pada tanggal 20 September 2012 di Gedung Juang 45, Surabaya

Saat itu adalah moment yang kami tungu-tunggu.
Akhirnya setelah perjuangan panjang kita lulus juga teman-teman!
Terima kasih banyak untuk semua dosen beserta staf yang sudah memberi warna dalam setiap pemikiran serta kawan-kawan seperjuangan, sehingga kami tahu apa itu arti kebaikan, ketulusan, kegigihan dan hikmah dibalik itu semua.
Kami akan masuk ke pintu gerbang kehidupan yang sebenarnya!
Agak mengerikan, tapi kami tetap optimis!
where is will, there is way.
NOTHING IMPOSSIBLE.
terimakasih untuk orang tua ku tercinta, engkau adalah segalanya untuk ku…
tertanda dari anak mu …~akbar halim~

Masbro dan Mbkbro Bisa Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s